Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kembali ke Identitas Asli, Negara Terkecil Ketiga di Dunia Ini Umumkan Perubahan Nama

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2026 |01:05 WIB
Kembali ke Identitas Asli, Negara Terkecil Ketiga di Dunia Ini Umumkan Perubahan Nama
Nauru merupakan negara terkecil ketiga di dunia. (Foto: AFP)
A
A
A

JAKARTA - Negara kepulauan Pasifik Nauru, salah satu negara terkecil di dunia, telah mengubah namanya dan kini secara resmi dikenal bernama Republik Naoero. Presiden negara tersebut mengumumkan perubahan nama yang sesuai dengan ejaan dan pengucapan dalam bahasa nasional, yang lebih sulit diucapkan oleh orang asing.

Dilansir Independent, situs web Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat Nauru dengan nama barunya, dan menyebutkan bahwa pemerintah telah meminta perubahan nama tersebut pada bulan Juni. Kementerian luar negeri Australia dan Selandia Baru, serta kedutaan besar Amerika Serikat (AS) dan China di kawasan tersebut juga menyebut negara itu sebagai Naoero di situs web mereka.

Kode internasional negara tersebut akan berubah dari NRU menjadi NRO dan penduduknya akan dikenal sebagai dei-Naoero, bukan Nauruan. Umumnya dikenal di luar negeri dengan pengucapan Now-roo, nama baru ini diucapkan sebagai Now-ero.

Dalam pernyataan yang diunggah di akun Facebook pemerintah, negara kepulauan terpencil di Pasifik Selatan mengungkap bahwa keputusan perubahan ini dilakukan untuk mengembalikan Nauru ke nama tradisionalnya. Negara itu dikenal secara internasional sebagai Nauru hanya karena nama lokalnya sulit diucapkan oleh orang asing dan merupakan masalah kemudahan daripada pilihan, menurut pernyataan pemerintah sebelumnya.

Presiden David Adeang mengatakan momen ini bukan tentang politik, tetapi tentang identitas, warisan, dan “melestarikan warisan leluhur kita dan memperkuat masa depan anak-anak kita”.

Negara Terkecil Ketiga Dunia

Dengan 12.000 penduduk, Nauru atau Naoero adalah negara terkecil ketiga di dunia berdasarkan jumlah penduduk, setelah Tuvalu dan Vatikan. Atol batu kapur karang kecil ini dijajah oleh Jerman dan kemudian dikelola oleh Australia sebelum menjadi republik merdeka pada tahun 1968.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement