"Berbagai petunjuk mengarah kepada PKK. Peristiwa ini jelas terencana. Kami akan menyampaikan hasil penyelidikan, tetapi tidak bisa bicara lebih banyak sekarang," tutur Kurtulmus.
Insiden bom kembar di stadion Istanbul ini membuat Pemerintah Turki menyatakan masa berkabung nasional selama tiga hari. Perdana Menteri Binali Yildirim juga memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang untuk memperingati para korban.
Peristiwa duka tersebut juga membuat Presiden Tayyip Erdogan membatalkan rencana perjalanan ke Kazakhstan. Erdogan, seperti disampaikan kantor kepresidenan, menggambarkan ledakan bom itu sebagai serangan teroris terhadap polisi dan warga sipil.
(Rifa Nadia Nurfuadah)