Dia menyebutkan, Pilkada DKI Jakarta 2017 yang berjumlah 6. 983.692 orang tersebar secara proposional 44 kecamatan dan 267 kelurahan di Jakarta ,survei ini mengunakan tingkat kepercayaan 95 % dengan sampling error atau margin of error sebesar +/= 2,3 persen.
Kata dia, hasil survei terkait tingkat popularitas ketiga pasangan calon kepala daerah masyarakat Jakarta 85,2% sangat mengenal pasangan Agus Harimurti Yudhoyono -Sylviana Murni, karena Agus adalah anak Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Sedangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat dikenal sebanyak 100% warga DKI jakarta karena kasus penistaan agama Islam, lalu pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dikenal oleh 80,2% warga DKI Jakarta karena di usung oleh partainya Prabowo Subianto.
Selain itu, masyarakat Jakarta memberikan nilai keraguan akan kemampuan Agus Yudhoyono-Sylviana untuk memimpin Jakarta, sebesar 36,2%, sedangkan pasangan Ahok-Djarot 29,2%, karena sering mengeluarkan kebijakan yang banyak melanggar hukum dan aturan seperti dalam kasus pembelian tanah RS Sumber Waras dan sering berbicara kasar terhadap masyarakat .
"Sehingga menimbulkan masalah yang harus tidak perlu terjadi sehingga menghambat kinerja Pemprov DKI Jakarta," ungkapnya.
Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno masyarakat Jakarta memiliki tingkat keraguan dalam kepemimpinan mereka memimpin Jakarta sebanyak 16,2%.