Jika Keberadaannya Diketahui, Pemerintah Siap Lindungi Suku Mante di Aceh

Rayful Mudassir, Jurnalis
Senin 27 Maret 2017 18:12 WIB
Penampakan orang kecil di belantara Aceh dalam video (foto Youtube)
Share :

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh akan meneliti keberadaan suku Mante. Jika komunitas manusia primitif yang diyakini sudah hidup di Aceh sejak ribuan tahun lalu itu masih ada, pemerintah akan melindungi dan mempertahankan keberlangsungan hidup mereka.

Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin menuturkan, pihaknya akan melakukan penelitian dengan pihak terkait dan sejarawan mengenai keberadaan suku Mante. Upaya itu untuk mengetahui keberadaan suku yang diduga sudah punah sejak lama itu.

“Hewan saja kita lindungi, apalagi manusia. Jika benar ada, akan kita lindungi suku Mante,” kata Mulyadi di Kantor Biro Humas Pemerintah Aceh di Banda Aceh, Senin (27/3/2017).

Mulyadi menyebutkan bila hasil penelitian nanti diketahui suku Mante masih eksis maka pemerintah akan memetakan jumlah mereka berikut sebarannya. Dibutuhkan pendekatan khusus untuk meneliti soal suku Mante, apalagi menurut sejarah orang-orang Mante hanya menggunakan bahasa sendiri.

Saat ini pemerintah belum mengetahui si pemilik video yang viral di dunia maya karena tampak gambar sosok mungil dalam belantaran Aceh yang disebut-sebut orang Mante. Menurutnya dinas terkait akan meminta cerita kronologis hingga mendapati orang-orang itu terhadap si pemilik video.

“Memang dalam literature sejarah, suku Mante tinggal di pedalaman Aceh dan tersambung hingga ke Pidie, Aceh Besar, Gayo Lues hingga Lokop,” ujar Mulyadi.

Keberadaan suku ini masih misterius. Benar atau tidaknya orang Mante dalam video yang tersebar di media sosial beberapa waktu terakhir juga masih sekedar spekulasi. Meski begitu pakar sejarah mengaku suku ini memang ada di zaman dulu sejak 3000 tahun sebelum masehi. Namun keberadaannya saat ini masih tanda tanya.

Sementara sejarawan Aceh Rusdi Sufi tidak dapat memastikan makhluk apa yang tertangkap kamera oleh seorang kroser di pedalaman Aceh. Ia memprediksi jika makhluk tersebut bukan suku Mante yang diduga telah ada sejak ribuan tahun lalu.

Keberadaan suku Mante saat ini, menurutnya, sudah tidak ada lagi. Perawakan masyarakat Aceh tidak sama dengan suku Mante. Di wilayah Aceh, kata dia, adalah orang-orang yang berasal dari keturunan Turki, India, Arab, China, dan Melayu.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya