Senjata Makan Tuan! Niat Menembak, Pemburu Argentina Malah Tewas Diinjak Gajah

, Jurnalis
Rabu 16 Agustus 2017 04:08 WIB
Ilustrasi gajah (Foto: Reuters)
Share :

NAMIBIA - Jose Monzalvez adalah seorang pemburu profesional. Pria asli Argentina itu akan menyisihkan waktu untuk memburu berbagai binatang liar. Kali ini, ia memilih gajah.

Pria berusia 46 tahun itu siap menaklukkan si mamalia raksasa dalam sebuah perburuan pribadi. Ia menempuh perjalanan hingga 69,2 kilometer (km) di luar sebuah kota kecil bernama Kalfeld, Namibia, untuk mencapai lokasi perburuan pada Sabtu 12 Agustus. Monzalvez tidak sendirian. Ia ditemani satu pemburu lain dari Argentina dan tiga pemburu lainnya dari Namibia.

Media lokal Namibia, seperti dinukil Huffington Post, Rabu (15/8/2017) melansir, si gajah nampaknya telah melihat kelompok pemburu profesional tersebut dari kejauhan. Hewan itu lalu berlari dan menyerang kelompok tersebut sebelum mereka sempat mempersiapkan senjata, membidik, apalagi menembak.

Nahas bagi Monzalvez, ia meninggal dunia karena diinjak si gajah. Polisi menyatakan, Monzalvez memiliki izin berburu. Mereka juga sudah mengabari keluarga Monzalvez tentang kematiannya yang amat tragis tersebut.

Insiden pemburu tewas diinjak gajah bukan sekali ini terjadi. Peristiwa serupa juga pernah terjadi pada Mei 2017. Kala itu, Theuis Botha sedang memimpin ekspedisi berburu di Afrika Selatan. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, pria 51 tahun itu bertemu dengan gajah yang sedang hamil dan sudah ditembak oleh pemburu lain. Tak lama, sekelompok gajah menyerang Botha hingga tewas.

Selain menyerang pemburu, serangan gajah yang menewaskan orang tercatat cukup sering terjadi. Di Tanzania, seorang petani meninggal dunia setelah diserang gajah yang tersasar. Gerombolan hewan berukuran raksasa itu sedang mencari makan sebelum menyerang si petani yang ironisnya tengah menanam padi di sawah.

Petani tersebut sempat berupaya mengusir lima ekor gajah dari sawahnya. Nahas, alih-alih pergi, gajah-gajah itu justru menyerang si petani hingga meregang nyawa.

Sementara itu, di Nepal, serangan sekawanan gajah pada Desember 2016 ke sebuah desa juga merenggut korban jiwa. Kala itu penduduk yang tidak menyadari kedatangan kawanan gajah tersebut tidak mampu menyelamatkan diri.

Desa tersebut diketahui berada di dekat Taman Nasional Bardia, yang merupakan rumah bagi kawanan gajah liar. Namun, hingga insiden pada Desember lalu, sangat jarang terjadi kasus kematian akibat serangan gajah. Selain menjadi rumah bagi gajah liar, taman nasional tersebut juga menjadi penangkaran hewan terancam punah seperti harimau dan badak bercula satu.

(Lia Asti Liani)

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya