JAKARTA – Anggota Komisi II DPR, Mardani Ali Sera, meminta masyarakat lebih peduli terhadap program dana desa yang telah digulirkan pemerintah. Ia pun meminta masyarakat untuk ikut andil dalam mengawasi anggaran dana desa yang telah mencapai Rp127 triliun itu.
Politikus PKS ini meminta masyarakat desa untuk lebih kritis dan ketat dalam mengawasi penggunaan anggaran tersebut. Sehingga, penyimpangan penggunaan dana desa dapat diminimalkan.
"Datangi kantor desa, lihat kinerja perangkat desa, lihat transparansinya. Kalau ada penyimpangan, laporkan," kata Mardani dalam diskusi Sindotrijaya bertajuk “Dana Desa untuk Siapa?” di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8/2017).
(Baca Juga: Dengan Dana Desa, Kemendes Harap Kemiskinan dan Ketimpangan Dapat Teratasi)
Mardani menegaskan, masyarakat dapat mengawasi penggunaan dana desa dengan banyak cara, seperti langsung melaporkannya ke Satgas Dana Desa hingga langsung membuat pengaduan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
"Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau ORI (Ombudsman Republik Indonesia), silakan bisa dilaporkan," terangnya.
Selain itu, peran pendamping desa cukup penting dalam penggunaan dana desa. Mardani meminta pemerintah untuk memilih lulusan-lulusan dari universitas terbaik dalam mengawasi setiap rupiah dikucurkan melalui dana desa.
(Erha Aprili Ramadhoni)