Sebuah kelompok koalisi yang menamakan diri mereka ‘Gerakan Melawan Tirani’ telah mengumumkan rencana demonstrasi yang akan dilakukan pada 21 September. Demonstrasi ini digelar bertepatan dengan peringatan 45 tahun dimulainya pemerintahan militer diktator Ferdinand Marcos.
Demonstrasi yang direncanakan akan digelar di sebuah taman di Ibu Kota Manila, akan menyuarakan perlawanan terhadap kebijakan perang melawan narkoba Duterte yang telah menewaskan ribuan nyawa dan menyerukan protes terkait serangan yang dilakukan Duterte terhadap institusi demokratis.
Ini bukan pertama kalinya Duterte mengancam akan menerapkan keadaan darurat militer di Filipina. Pria yang dijuluki ‘Digong’ itu sebelumnya telah menerapkan keadaan darurat militer di selatan Filipina menyusul serangan kelompok militan ekstremis yang menguasai Kota Marawi pada Mei.
(Rahman Asmardika)