Tak Pernah Diakui, Pengungsi Rohingya Justru Diberi Kartu Identitas Myanmar di Bangladesh

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Jum'at 06 Oktober 2017 09:02 WIB
Mohammad Saleem menunjukkan kartu identitas sebagai warga negara Myanmar yang diterbitkan Bangladesh (Foto: Associated Press)
Share :

COX’S BAZAR – Sungguh malang nasib warga etnis Rohingya. Di Myanmar, yang notabene tanah air mereka, tidak diakui, sementara di Bangladesh kehadirannya tidak diinginkan. Otoritas Bangladesh bahkan selalu berupaya mengembalikan mereka ke Rakhine State serta memberlakukan larangan memiliki kartu SIM untuk telefon selular (ponsel).

BACA JUGA: Aduh! Bangladesh Larang Pengungsi Rohingya Miliki Kartu SIM Ponsel 

Namun, keadaan berangsur-angsur membaik. Ambil contoh seorang pengungsi Rohingya bernama Mohammad Saleem. Selama 30 tahun hidupnya, ia tidak pernah diakui sebagai warga negara Myanmar. Akan tetapi, pria itu kini diakui sebagai warga Myanmar meski oleh Departemen Imigrasi Bangladesh.

Saleem adalah satu dari ratusan ribu etnis Rohingya yang saat ini berada di Cox’s Bazar, Bangladesh, untuk melarikan diri dari kekerasan di Rakhine State. Ia mengaku tidak pernah mendapatkan kartu identitas sepanjang hidupnya. Kartu tersebut baru diperolehnya pada Minggu 1 Oktober.

BACA JUGA: Pengungsi Rohingya di India: Manusia Mana yang Mau Kembali ke Tempat Mereka Akan Dibantai?

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya