DEPOK - Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unversitas Indonesia (FKM UI) Lutviah Sari alias Vivi yang dikabarkan hilang diduga kuat ia sengaja melakukan hal itu. Penyebabnya, Vivi tak kuat menanggung beban moral karena uang organisasi yang dipegang Vivi raib.
Informasi dari teman-teman di lingkungan kampus, mahasiswi asal Madura, Jawa Timur itu aktif dalam kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKM. Vivi merupakan bendahara di salah satu departemen yaitu Pendidikan dan Kebudayaan.
Hilangnya Vivi diduga terkait dengan permasalahan keuangan. Beberapa waktu lalu Vivi kehilangan uang jutaan rupiah yang merupakan uang organisasi. Dia sudah susah payah untuk bertanggung jawab mengganti uang tersebut.
"Vivi sudah menjual ponsel dan laptopnya. Dia mengembalikan Rp3 juta. Tapi masih ada sisa Rp5,1 juta," kata Wakil Ketua BEM Ikatan Mahasiswa (IM) FKM UI, Restu Bagus Rianto pada wartawan Selasa (24/10/2017).
Dari pihak BEM sendiri sudah tidak mempermasalahkan persoalan uang itu. Namun diduga Vivi memiliki beban moral sehingga dia memutuskan untuk pergi tanpa pesan. "Vivi pergi menjauh karena beberapa hal, salah satunya kondisi keuangan," katanya.
Kondisi itu diketahui umum setelah Vivi menuliskan surat dan uang Rp3 juta yang dititipkan pada salah satu teman di Departemen P&K. Restu mengaku sudah lama tidak berkomunikasi dengan Vivi.
Menurutnya, saat itu Vivi membawa uang karena memang harus membayar segala keperluan terkait program di departemennya. Namun sial uang yang dibawanya hilang. Soal latar belakang keluarga, Vivi dikabarkan berasal dari keluarga kurang mampu.