JAKARTA – Pasukan operasi khusus Amerika Serikat menjalankan misi penyelamatan dramatis di wilayah Iran, dalam sebuah operasi berisiko tinggi yang nyaris berujung bencana.
Di bawah kegelapan malam, sekitar 100 pasukan komando elite menyusup jauh ke wilayah selatan Teheran untuk mengevakuasi seorang spesialis senjata dari pesawat tempur F-15E Strike Eagle yang sebelumnya ditembak jatuh.
Dua pesawat angkut militer jenis MC-130 yang membawa pasukan mengalami kerusakan mekanis dan tidak dapat lepas landas. Situasi ini membuat seluruh tim penyelamat berisiko terjebak di wilayah musuh.
"Jika ada momen ‘astaga’, itulah momennya," ujar seorang pejabat AS seperti dilansir dari Reuters, Senin (4/6/2026).
Menghadapi kondisi kritis, komandan operasi memutuskan langkah berani dengan mengirim pesawat tambahan ke wilayah Iran untuk mengevakuasi pasukan secara bertahap. Selama beberapa jam, pasukan komando bertahan di lokasi dalam kondisi siaga penuh sebelum akhirnya satu per satu berhasil ditarik keluar.
Sebagai langkah pengamanan, militer AS menghancurkan dua pesawat MC-130 yang rusak serta empat helikopter di lokasi untuk mencegah teknologi sensitif jatuh ke tangan Iran.