HARARE – Emmerson Mnangagwa akhirnya resmi dilantik sebagai Presiden Zimbabwe menggantikan Robert Mugabe. Pria berjuluk ‘Si Buaya’ itu berjanji untuk mengabdi bagi semua warga Zimbabwe tanpa terkecuali.
BACA JUGA: Emmerson 'Buaya' Mnangagwa, Calon Presiden Zimbabwe yang Kontroversial
Usai diambil sumpahnya, Mnangagwa merasa sangat terhormat untuk menjabat sebagai presiden. Ia merasa apa yang terjadi hari ini tidak bisa dilepaskan dari peran seluruh warga Zimbabwe dari berbagai latar belakang politik dan ras.
Mnangagwa pun nampak tidak memiliki dendam terhadap Robert Mugabe yang sempat memecatnya sebagai Wakil Presiden Zimbabwe beberapa waktu lalu. Ia justru berterima kasih kepada pendahulunya yang ia sebut sebagai ayah, mentor, rekan kerja, sekaligus pemimpin.
BACA JUGA: Hari Ini, Emmerson Mnangagwa Dilantik sebagai Presiden Zimbabwe
BACA JUGA: Buktikan Pengunduran Dirinya Bukan karena Kudeta, Mugabe Akan Hadiri Pelantikan Mnangagwa
“Tugas di tangan adalah membangun kembali negara kita. Saya dibutuhkan untuk mengabdi bagi negara ini sebagai presiden dari semua warga negara tanpa memandang warna kulit, kepercayaan, agama, suku, atau afiliasi politik,” ujar Emmerson Mnangagwa, mengutip dari BBC, Jumat (24/11/2017).