Soal Nasib Setya Novanto, Golkar Masih Berpegang Teguh pada Hasil Pleno

Fahreza Rizky, Jurnalis
Senin 27 November 2017 13:19 WIB
ilustrasi
Share :

JAKARTA – Ketua DPP Partai Golkar, Meutya Hafid, menegaskan pihaknya tetap berpegangan dengan hasil pleno terkait nasib Setya Novanto yang kini ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan korupsi e-KTP.

"Wacana, masukkan, diskursus mengenai apakah perlu Munaslub apapun hasil praperadilan itu saya rasa sebagai diskusi yang terus menerus kita lakukan di internal partai Golkar. Namun untuk saat ini yang diikuti masih satu, yaitu keputusan rapat pleno kemarin," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/11/2017).

(Baca Juga: DPP Golkar: Dukungan Menggelar Munaslub Sudah Sangat Kuat)

Meutya mengatakan, saat ini pihaknya masih terus mengkaji kemungkinan-kemungkinan yang ada seraya mencermati kondisi menunggu hasil praperadilan. Namun, setelah praperadilan, barulah wacana mengenai diadakannya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) ataupun mengembalikan posisi Novanto sebagai Ketum kembali terbuka.

"Bahwa kita menunggu praperadilan, tapi setelah praperadilan diskusi itu terbuka kembali apakah akan ada Munaslub ataukah ada pengembalian posisi jika Pak Novanto menang, itu masih terus menjadi diskusi," sambung Meutya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya