Dolly Protes, Penunjukan Azis Dinilai Permalukan Golkar dan DPR

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Senin 11 Desember 2017 00:48 WIB
Azis Syamsuddin (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kabar penunjukan Azis Syamsuddin oleh Setya Novanto sebagai Ketua DPR dinilai sebagai tindakan yang mempermalukan Partai Golkar dan lembaga DPR RI.

Demikian diungkapkan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar Ahmad Dolly Kurnia saat menghadiri sarasehan nasional bertajuk 'Merumuskan Pembaharuan dan Kebangkitan Partai Golkar' di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu Desember 2017.

"Bagaimana kita bisa tidak malu lembaga tinggi negara diatur oleh orang yang berada di dalam jeruji penjara. Anehnya lagi orang-orang di DPR khususnya Azis Syamsuddin dan lainnya mengikuti lagi apa yang jadi keinginannnya," ucap Dolly.

(Baca Juga: Airlangga Sambut Baik Titiek Soeharto Ikut 'Tarung' di Bursa Ketum Golkar)

Dolly juga mempertanyakan surat putusan atas penunjukan Azis sebagai pengganti Setya Novanto di parlemen. Menurutnya, surat tersebut patut dipersoalkan, karena surat ditandatangani Setya Novanto. Padahal, DPP Golkar telah menunjuk Idrus Marham sebagai pelaksana tugas (Plt).

"Kalau memang surat itu benar, kita patut persoalkan. Saya dengar surat itu di tandatangani oleh Setnov sebagai ketua umum dan Idrus sebagai Sekjen. Padahal, DPP sudah lakukan pleno dan menunjuk Plt-nya itu Idrus Marham," terangnya.

Sehingga, ia kembali menekankan siapa yang memegang kendali di Golkar bila sudah Idrus sebagai Plt. Kemudian, apakah masih ada legalitas surat yang ditandatangani Setya Novanto?!.

(Baca Juga: Pleno Golkar, Nusron: Rencananya Digelar Besok Malam)

"Fraksi Golkar kepanjangan dari DPP Golkar. Jadi, kebijakan DPP harus berdasarkan keputusan resmi DPP Partai Golkar yang kutahu hari-hari ini tidak pernah ada rapat. Kenapa tiba-tiba ada surat keluar?" ungkapnya.

Sekarang, sambungnya, tinggal diserahkan kepada anggota dewan di parlemen apakah mereka juga mau ikut mempermalukan lembaga negara atau tidak.

"Kalau mereka meloloskan itu, saya tidak tahu bagaimana sebetulnya citra DPR RI di mata publik dan internasional," tutupnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya