Salah satu yang belum menandatangani penolakan itu adalah Ketua Fraksi Partai Golkar Robert J Kardinal. Menurut Fadel, ia diduga mendukung penunjukkan Azis Syamsuddin oleh Novanto.
Sementara itu Ace Hasan mengatakan penggalangan tandatangan penolakan ini dilakukan spontan dan tanpa ada desakan dari pihak-pihak yang namanya sebelumnya disebutkan bakal menjadi Ketua DPR selain Azis Syamsuddin.
Menurut Ace, penolakan ini bukanlah persoalan sosok Azis Syamsuddin yang tidak cocok, melainkan prosedur penunjukkan yamg tidak tepat. Seharusnya, mekanisme pergantian Ketua DPR dilakukan terlebih dahulu melalui rapat pleno di DPP Partai Golkar.
"Yang dipersoalkan prosedurnya. Kan kita berangkat dari aturan main. Kan dulu zamannya pak setya novamto ketua umum menggantikan Ade Komarudin ada rapat pleno masa ini nggak," kata Ace.
Sementara itu pimpinan DPR dan juga Badan Musyawarah DPR yang terdiri dari perwakilan setiap fraksi juga menggelar rapat bersama bahas pergantian Ketua DPR. Rapat berlangsung di ruang rapat pimpinan DPR, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
(Salman Mardira)