Laporan Dicabut, Polisi Tak Punya Dasar Selidiki Dugaan Penipuan Jual Beli Ginjal

Avirista Midaada, Jurnalis
Jum'at 22 Desember 2017 10:56 WIB
Ita Diana, Korban Dugaan Penipuan Donor Ginjal (foto: Avirista Midaada/Okezone)
Share :

MALANG - Di hari ibu ini, Kota Malang digemparkan dengan sosok Ita Diana, warga Temas, Kota Batu yang mendonorkan ginjal akibat terdesak utang senilai Rp350 juta.

Namun usai mendonorkan ginjalnya ternyata uang yang dijanjikan oleh penerima dan oknum dokter yang menawarkan bantuan tersebut tak kunjung datang. Polres Malang melalui Kasat Reskrim, AKP Ambuka Yudha mengatakan pihak kuasa hukum pendonor sebenarnya sudah melaporkan pengaduan ke polisi.

(Baca Juga: Jual Ginjal untuk Bayar Utang, Wanita Ini Malah Ditipu Oknum Dokter)

"Tapi kemarin tanggal 19 Desember sama kuasa hukumnya mengirimkan surat pencabutan," ujar Yudha saat dihubungi Okezone.

Korban Penipuan Donor Ginjal (foto: Avirista Midaada/Okezone)

Pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap pendonor ginjal yang bersangkutan namun belum bersedia hadir. Terkait adakah langkah kepolisian untuk memeriksa dugaan oknum rumah sakit, ia tidak mempunyai dasar untuk memintai keterangan baik pihak rumah sakit, dokter, maupun penerima ginjalnya.

"Saya minta keterangan kepada RSSA (RSUD Syaiful Anwar) dengan dasar dan bahan apa? Sedangkan kami belum mendapat keterangan dari saksi pendonor ginjal tersebut," jelasnya.

Sebelumnya, seorang wanita yang terlilit utang ditawarkan untuk menyelesaikan kesuitannya dengan oknum dokter RSUD Syaiful Anwar yang dikenalnya saat sedang menjenguk temannya yang dirawat inap.

Usai melakukan operasi transplantasi ginjal kepada penerima atas nama Erwin, uang yang dijanjikan akan dibayar, ternyata tak juga Ita terima. Beberapa kali mendatangi penerima donor ginjalnya, namun belum menemui titik terang pelunasan uang yang dijanjikan.

(Baca Juga: Sempat Diragukan, Suharno Bulatkan Tekad Sumbang Ginjal untuk Atasi Rob)

Hingga berita ini diturunkan, penerima ginjal, pihak rumah sakit, dan oknum dokter yang membantunya operasi transplantasi ginjal, tak mau memberikan keterangan lebih lanjut ke pihak media.

"Silakan tanya saja ke rumah sakit," jawabnya dr Rifai.

Sementara itu, pihak RSUD Syaiful Anwar, rencananya akan memberikan keterangan lengkap hasil audit internal yang dilakukan pada Jumat siang.

<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8xMy8xLzEwNjU0NS8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya