Anies menilai turunnya tanah di Jakarta bukan hanya karena fenomena alam. Ia menyoroti rusaknya lingkungan di Jakarta khususnya air tanah juga karena ulah warga yang tinggal di Jakarta.
"Ini tidak bisa kita anggap semata-mata sebagai fenomena alam. Ini adalah akibat dari perbuatan kita, semua warga manusia yang tinggal di ibu kota ini," ujarnya.
Anies menyebut bersama tim pengawas akan selalu merazia gedung-gedung yang ada di Ibu Kota. Sehingga, nanti seluruh gedung mempunyai sumur resapan dan instalasi pengelolaan limbah yang sesuai prosedur.
"Jumlahnya ada 5 tim yang kemudian kalau dijumlah keseluruhan ada sekitar 50-an. 50 orang ini mewakili 10 juta penduduk di Jakarta yang mengharapkan airnya digunakan lebih baik," pungkasnya.
(Awaludin)