Demokrat Malu-Malu Merapat ke Jokowi, Pengamat: Itu Bagian dari Strategi

Bayu Septianto, Jurnalis
Jum'at 06 April 2018 07:30 WIB
Ketua Umum Demokrat, SBY (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komaruddin melihat peluang Joko Widodo untuk bisa kembali menjadi presiden untuk kedua kalinya sangat besar. Untuk itulah sejumlah partai politik mendekati Jokowi untuk bisa berkoalisi di Pemilihan Presiden 2019.

Pendekatan kepada Jokowi ini ada yang dilakukan secara nyata-nyata, namun ada juga yang secara malu-malu melakukan pendekatan ke Jokowi. Salah satu partai politik yang masih terlihat malu-malu adalah Partai Demokrat yang dipimpin Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Jika dilihat dari kepentingan politik Partai Demokrat dan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) ke depan. Bergabung dengan Jokowi adalah langkah yang strategis dan menguntungkan," ucap Ujang saat berbincang dengan Okezone, Jumat (6/4/2018).

 (Baca juga: Pilpres 2019, PPP Yakin Demokrat Akan Join dengan Koalisi Pemerintah)

Menurut Ujang, sikap malu-malu yang ditunjukkan SBY ini merupakan bagian dari strategi. SBY, lanjut Ujang selama menjabat sebagai presiden selama dua periode dikenal sebagai sosok yang sangat hati-hati dalam mengeluarkan keputusan ataupun kebijakannya.

"SBY sangat realistis jika bergabung ke Jokowi. Karena Jokowi incumbent dan diprediksi akan menang kembali. Demokrat kan pasti ingin menang. Jadi bergabung ke Capres incumbent yang akan menang adalah pilihan terbaik," jelasnya.

 (Baca juga: Soal Koalisi Demokrat di Pilpres 2019, AHY: Tunggu Tanggal Mainnya!)

Sebelumnya, Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy mengaku sempat berbincang banyak dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Sudhoyono (SBY) di Jombang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Romy mengaku, selama dua jam Ia berbincang dengan mantan presiden Indonesia itu membahas soal perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Dalam perbincangan itu, Romy mengaku mengajak SBY untuk masuk dalam koalisi pemerintah (Jokowi) kedepan. Dengan bergabungnya Demokrat, Romy meyakini akan menambah kekuatan Jokowi.

"Ajakan itu saya sampaikan dan saya menghargai sikap-sikap politik pak SBY, kalau nantipun pada akhirnya merapat kepada pak Jokowi, tentu akan menjadi tambahan kekuatan karena pada tahun 2014 Partai Demokrat abstain tidak bersikap," kata Romy di Ruang Rapat Fraksi PPP, DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 4 Maret 2018.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya