Tahun ini menu yang disajikan di Wisma Duta Besar RI adalah beragam kuliner nusantara, antara lain sayur godog pepaya dengan kacang panjang, nangka, dan rebung, lalu rendang daging, ikan acar kuning, ayam kampung balado merah, sambal goreng kentang dengan hati sapi, telur puyuh, dan petai.
Tidak lupa kue-kue tradisional seperti tape ketan hitam, jadah ketan, bika ambon hijau, onde-onde, kacang tojin, dan kue apem.
Paling tidak hidangan ini dapat mengobati rasa rindu warga Indonesia yang jauh dari Tanah Air. Juru masak khusus KBRI, Galih Kunto Baskoro menjelaskan bahwa pemilihan menu seperti biasa dirapatkan langsung dengan duta besar Budi Bowoleksono dan dua staf lainnya, Lastri dan Toha.
“Pemilihan menu itu kita selalu sama Bapak (menentukannya). Kita meeting di dapur,” jelas Galih.
Luli Djamaludin pun mengaku senang bisa bersilaturahmi dengan warga Indonesia setempat di acara halal bi halal yang diselenggarakan oleh KBRI. “Ya cukup menyenangkan sih, karena bisa bertemu sebagian masyarakat Indonesia yang tinggal di DC metro area,” jelas perempuan yang berprofesi sebagai perancang bunga ini.
Namun, ada satu makanan favorit khas tradisi keluarga yang dirindukan oleh Vicha.
“Yang paling benar-benar aku suka banget itu adalah gulai cempoka itu, jadi gulai cempoka ini dia ada, emang ada bulat-bulat warna hijau namanya cempoka dan dia biasanya ada petai gitu kan, terus juga ada kayak buncis dipotong-potong dan itu biasanya dimakan pakai lontong dan ya berkuah juga jadi bisa dipakai makan pakai kerupuk juga,” kata Vicha.
Vicha berharap lebaran tahun depan ia bisa kembali berkumpul dengan keluarganya.
“InshaAllah tahun depan udah pulang. Kangen sebenarnya, tapi ya harus tugas belajar di (Amerika) jadi ya apa boleh buat. Mohon maaf lahir dan batin, dan sampai ketemu lagi nanti Insha Allah akhir tahun,” katanya.
Dengan berkumpul sambil bersilaturahmi dengan para perantau lainnya, umat muslim di Amerika tahun ini tetap bisa dengan semangat merayakan hari raya Idul Fitri dalam kebersamaan dan kehangatan seperti di tanah air.
(Qur'anul Hidayat)