Diterjang Ombak Besar, 10 Kapal Nelayan Porak Poranda

Antara, Jurnalis
Kamis 26 Juli 2018 23:32 WIB
Ilustrasi
Share :

GUNUNG KIDUL - Sebanyak 10 kapal milik nelayan di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami kerusakan akibat diterjang gelombang pasang yang melanda wilayah itu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunung Kidul Khairudin di Gunung Kidul, mengatakan 10 kapal yang rusak tersebut di Pantai Drini sebanyak lima unit perahu motor tempel, di Pantai Sadeng ada dua unit kapal terdiri dari satu unit kapal ukuran 12 grosston dan satu unit ukuran 14 grosston, dan di Pantai Baron ada tiga kapal dan beberapa jaring.

"Kami masih melalukan identifikasi kerusakan infrastruktur perikanan tangkap dan sarana prasarannya," katanya.

Terkait total kerugian material akibat gelombang pasang, DKP Gunung Kidul tidak bisa menafsirkan kerugiannya. Hal ini dikarenakan gelombang tinggi masih akan terjadi di perairan selatan Gunung Kidul sampai 30 Juli 2018.

"Berdasarkan informasi dari BMKG, gelombang pasang masih akan terjadi beberapa hari ke depan. Kami belum dapat menghitung total kerugian material akibat kejadian ini," katanya.

Khairudin mengatakan Pemkab Gunung Kidul tidak memberi bantuan perbaikan perahu milik nelayan rusak. Namun demikian, pihaknya akan mengusuhakan bantuan dari DIY dan KKP.

"Kalau dari pemkab, tidak ada bantuan perbaikan perahu. Kemudian dari DIY dan KKP juga belum ada informasi bantuan," katanya.

Ia juga mengimbau kepada nelayan untuk tidak melaut sementara waktu sampai gelombang reda dan tidak membahayakan keselamatan nelayan. Menurutnya, nelayan Gunung Kidul sudah pandai dalam menghadapi kondisi tahunan, seperti gelombang pasang.

"Nelayan sudah mengetahui keadaan gelombang laut atau cuaca, bahkan sebelum kejadian ini, perahu sudah dinaikan ke darat," katanya.

Nelayan Pantai Sadeng Sarpan berharap Pemkab Gunung Kidul memberikan bantuan perbaikan kapal. Selain itu, ada bantuan alat tangkap berupa jaring.

"Kerugian nelayan cukup banyak, khususnya kerugian akibat kerusakan kapal yang terkena gelombang pasang," katanya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya