MELAWI - Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Otak Pantai, Desa Tebing Kerangan, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat terpaksa mengungsi ke sebuah basecamp di salah satu perusahaan. Hal itu dikarenakan warga dihantui rasa ketakutan terhadap kejadian yang dianggap warga janggal atau dan berbau mistis.
Untuk memastikan hal ini, Camat Nanga Pinoh, Daniel beserta pihak terkait mendatangi lokasi. Informasi yang berhasil dikumpulkan, diceritakan Daniel, bahwa 36 KK yang terdiri 108 jiwa itu mengungsi karena mengalami kejadian yang aneh. Delapan warganya mengalami kejadian yang sama. Dua dari meninggal dunia.
Daniel melanjutkan, keanehan berawal sejak sembilan bulan yang lalu ada seorang warga setempat yang meninggal dunia secara tiba-tiba. Dari pemeriksaan pihak medis, tidak ditemukan penyakit penyebab meninggalnya warga tersebut.
“Nah, terbentuklah dibenak warga bahwa kematian tersebut janggal. Timbul keresahan warga. Apalagi tak lama kemudian, meninggal lagi satu orang nenek berusia 72 tahun. Nenek ini awalnya sedang santai-santai menonton di rumahnya, tiba-tiba pingsan, kejang-kejang dengan rahang terkunci. Kaki tangannya kaku serta mulutnya mengeluarkan buih dan langsung meninggal,” kisahnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (2/8/2018).
Berselang satu jam kemudian, lanjut Daniel menjelaskan, suami nenek yang meninggal tersebut mengalami kejang-kejang serta gejala yang sama. Si suami pingsan, kejang-kejang lalu rahang terkunci, kaki tangan kaku dan mukut berbuih. Terhadap persoalan ini, pihak keluarga memindahkan suami nenek itu ke rumah yang lain. Karena menurut keyakinan warga, gejala itu bisa disembuhkan jika penderita dipindahkan.