33 Wanita Seksi "Digaruk" Petugas di Kafe Remang-Remang

Nurul Hikmah, Jurnalis
Kamis 02 Agustus 2018 23:30 WIB
Petugas amankan wanita kafe (Foto: Nurul Hikmah)
Share :

DENPASAR - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Denpasar bersama Tim Gabungan TNI/Polri gencar melaksanakan penertiban dan sidak dengan menyasar beragam tempat hiburan malam.

Pelaksanaan kegiatan dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat ini kembali digelar dengan menyasar kafe remang-remang di wilayah Kota Denpasar pada Rabu 1 Agustus 2018.

Bebarapa kafe yang disasar yakni Cefe Banjar, Cafe Doi, Cafe Cosmik, dan Cefe Janger dengan mengamankan 33 orang perempuan kafe tak mengantongi identitas.

 

Kasat Pol PP Kota Denpasar, I Dewe Gede Anom Sayoga mengatakan, sidak dengan menyasar hiburan malam ini memang rutin dilaksanakan sebagai upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Denpasar.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut atas laporan dan informasi dari masyarakat sekitar.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kota Denpasar yang tertib, aman dan nyaman," katanya di Denpasar, Kamis (2/8/2018).

Dia menjelaskan, dari seluruh kafe yang disambangi tim gabungan, para pemilik dan pegawai tidak mampu menunjukan identitas kependudukan serta surat izin sesuai dengan peruntukan usaha. Sehingga, dari pelaksanaan sidak tersebut sedikitnya terdapat 33 oarang yang diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Baik dari pemilik dan pegawai sebagian besar tidak mampu menunjukan identitas kependudukan serta izin usaha sesuai dengan peruntukan, sehingga kami amankan untuk sementara guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta gangguan keamanan dan ketertiban sosial," ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan, pelaksanaan sidak sekaligus penertiban terhadap penduduk non permanen ini telah sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Karenanya, bagi masyarakat yang melanggar sedianya akan dikenakan sanksi berupa Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) baik bagi pegawai dan pemilik usaha.

Dewa Sayoga berharap, kepada masyarakat dan pengusaha agar senantiasa melengkapi dan membentengi diri dengan aturan serta melengkapi segala jenis administrasi ijin usaha serta identitas diri. Sehingga dalam pelaksanaan usaha dan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan.

"Kegiatan ini bukan untuk mencari kesalahan masyarakat, melainkan menanamkan pentingnya tertib administrasi bagi masyarakat baik dalam bekerja dan melaksanakan usahanya," tutupnya.

 

Sementara, salah seoarang perempuan kafe, Fitriawati asal Banyuwangi mengaku bekerja di kafe tersebut lantaran diajak salah seoarang temannya.

Bahkan, orangtua yang bersangkutan diakuinya mengetahui pekerjaannya sebagai waitress kafe remang-remang.

“Orangtua tau saya kerja begini (perempuan kafe), saya juga baru kerja seperti ini, kalau untuk identitas, KTP saya hilang,” ungkapnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya