JAKARTA - Para penghuni apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, mendukung dan memuji langkah kepolisian serta pengelola apartemen yang kembali berhasil membongkar praktik prostitusi.
"Kami senang polisi membongkar kasus-kasus prostitusi di sini. Karena sebenarnya pelaku praktik prostitusi ini dari luar, bukan pemilik. Kami sebagai pemilik atau penghuni jadi geram," kata salah satu penghuni di Tower Flamboyan Apartemen Kalibata City, Chanies Prabowo dalam keterangan yang diterima, Minggu (12/8/2019).
Tim Subdit Renakta Ditkrimum Polda Metro Jaya menangkap 32 orang yang terkait dengan praktik prostitusi di apartemen Kalibata City. Tertangkapnya satu-persatu sindikat prostitusi di apartemen Kalibata City oleh pihak kepolisian membuat para penghuni apartemen pun merasa senang.
Penghuni berharap praktik prostitusi di tempat tinggal mereka bisa ditumpas hingga tuntas. Menurut Chanies Prabowo praktik prostitusi yang dilakukan oleh pihak luar tersebut membuat nama Kalibata City menjadi negatif.
"Ketika ada yang bertanya Kamu tinggal dimana, agak sungkan jawabnya. Karena asumsi orang terhadap Kalibata City sudah negatif duluan," tuturnya.