Muhadjir berharap penghitungan jumlah guru yang menjadi korban bencana rampung dalam waktu dua pekan ini. Sehingga, para relawan juga bisa segera masuk ke Sulteng.
Para siswa yang terdampak bencana alam itu pun akan langsung diberikan pembelajaran. Volunter tersebut juga bakal bertugas memberikan trauma counseling serta mengembalikan mental anak-anak dan guru.
Pasalnya, banyak anak-anak dan guru yang trauma akibat bencana alam yang menghantam sejumlah wilayah di Sulteng tersebut. "Ini problemnya bukan hanya sekolah yang hancur. Sekolah yang tidak kena, guru, dan siswanya juga trauma," kata Muhadjir.
(Baca juga: Pascagempa, 8.550 Personel TNI-Polri Normalisasi Sulawesi Tengah)