Ia menjelaskan isu ini sangat mengganggu dan meresahkan warga pesisir Kota Bandarlampung, hinga mereka tidak merasa nyaman untuk bermalam di rumahnya sendiri. Menurutnya, isu-isu seperti itu dapat membahayakan dan merugikan warga karena dapat dimaanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk berbuat kriminalisme seperti penjarahan.
"Semoga saja isu seperti ini cepat berakhir, wajar saja kalau mereka panik bila dapat isu seperti itu karena masih sedikit trauma," tandasnya.
Sementara, pantauan di Kantor Gubernur Lampung pagi ini, masih terlihat ratusan warga yang kembali berdatangan karena mendengar isu air laut naik. Mereka bergegas meninggalkan rumah dan menuju ke tempat lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.
(Rizka Diputra)