Sementara itu, Ketua KPUD Tangsel, Bambang Dwitoro, menjelaskan, survei dilakukan guna mengetahui strategi yang tepat dalam meningkatkan jumlah partisipasi pemilih di masing-masing daerah. Hal itu mengacu pada target partisipasi KPU RI terhadap semua KPUD Provinsi, Kabupaten dan Kota yang minimal memeroleh 77,5 persen suara.
"Survei ini digunakan untuk memetakan, kira-kira strategi apa yang tepat agar tingkat partisipasi itu tercapai," ucapnya.
Menurut Bambang, hasil survei itu menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Kota Tangsel terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 cukup tinggi. Bahkan mengalami peningkatan dari Pemilu 2014 lalu.
"Sebelumnya memang rendah, Pemilu 2014 mencapai 69 persen, sebelumnya Pileg 67 persen. Lalu Pemilihan Wali Kota 2015 turun menjadi 56 persen, dan meningkat lagi di Pilgub (Banten) 2017. Kalau dari data survei ini, berarti mengalami peningkatan jumlah partisipasi," tukasnya.
(Rachmat Fahzry)