"Sampai sekarang ada 231 kasus. Laporan yang kita terima ada 5 orang meninggal dunia, empat diantaranya sudah dikonfirmasi karena DBD, satu lagi masih dikonfirmasi penyebabnya," ujar Agus.
Agus menyebut bahwa jumlah tersebut meningkat tajam dari tahun 2018 di bulan yang sama. Pada Januari 2018, tercatat hanya 30 kasus DBD dengan rata-rata korban usia balita hingga remaja.
"Jauh lebih tinggi sekarang.Tahun lalu di bulan sama (Januari) cuma 20-30 kasus. Tahun ini sudah 231 kasus. Rata-rata korban anak-anak," tambahnya.
(Baca Juga: 2 Nyawa Melayang dan 319 Jiwa Warga Terjangkit DBD, Ini Respons Dinkes Depok)
Adapun wilayah yang paling rawan penyebaran DBD di Kabupaten Bogor yaitu Cileungsi, Gunung Putri dan Bojonggede. Menurutnya, derah tersebut merupakan kawasan industri dan pemukiman padat penduduk.