Sistem Irigasi Berpintu Kementan Diharapkan Tingkatkan Hasil Panen Petani Kukar

Risna Nur Rahayu, Jurnalis
Rabu 06 Februari 2019 10:14 WIB
Direktur Jenderal PSP, Dadih Permana (Foto: Kementan)
Share :

Direktur Jenderal PSP Dadih Permana mengatakan, program rehabilitasi jaringan irigasi yang saat ini sedang gencar dilakukan oleh pemerintah sangat dirasakan oleh para petani. Untuk 2019, akan dilakukan rehabilitasi jaringan irigasi tersier seluas 67.037 hektare.

Dia menjelaskan, efek yang langsung dirasakan petani, adalah adanya penambahan indeks tanam yang tadinya hanya bisa sekali setahun menjadi dua kali atau lebih. “Dengan adanya program rehabilitasi jaringan irigasi, maka ada peningkatan pada indeks tanam petani, yang sebelumnya hanya sekali setahun menjadi dua kali,” kata Dadih.

Lebih lanjut dikatakan, pada waktu jeda, petani tetap memanfaatkan air yang ada dengan menanam tanaman lain seperti palawija atau tanaman hortikultura lain, memanfaatkan lahan kosong dan ketersediaan air irigasi.

"Jaringan irigasi juga menambah luas layanan sawah yang terairi. Dengan volume yang sama, air yang dialirkan dapat mengairi sawah lebih luas karena air tersebut terdistribusi secara efisien," jelas Dadih.

Menurut PP No 23/1992 tentang Irigasi, jaringan irigasi terdiri dari tiga tingkatan dimulai dari irigasi primer, sekunder, dan tersier. Irigasi primer dan sekunder penanganannya di bawah Kementerian PUPR, sedangkan irigasi tersier dan kuarter, penangangannya sampai ke pemeliharaannya oleh petani.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya