Penyebaran DBD di Sumba Timur Makin Mengganas, 9 Warga Meninggal Dunia

Dion Umbu Ana Lodu, Jurnalis
Kamis 14 Februari 2019 13:51 WIB
Ilustrasi
Share :

SUMBA TIMUR - Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga kini masih terus menjadi ancaman bagi warga Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan data yang diperoleh dari tiga rumah sakit di Kota Waingapu, hingga Rabu 13 Februari terdata 351 warga yang telah dan sementara dirawat karena DBD. Sembilan diantaranya meninggal dunia.

Dari total warga yang diserang DBD maupun yang meninggal dunia, didominasi kategori usia anak-anak. Yang terbaru, Michael Fernandez, seorang anak usia satu tahun, kembali jadi korban keganasan penyakit yang disebar lewat gigitan nyamuk aedes aegypty itu.

Tangis duka cita dan histeris keluarga terutama Debora Rambu Riwa, sang bunda tak kuasa dibendung. Betapa tidak, keceriaan buah cintanya dengan Andreas Andry Fernandes, terenggut oleh ganasnya DBD yang oleh pemerintah setempat telah ditetapkan sebagi KLB itu.

Walau berusaha tegar, Andreas pun tak kuasa membendung air matanya seiring banyaknya tetangga dan kerabat yang datang memberi ucapan duka cita dan simpati.

Adapun pasca-ditetapkan sebagai KLB oleh pemerintah setempat, lewat anggaran dana tak terduga dalam APBD, telah dicairkan dana lebih dari Rp1,4 miliar. Dana ini diperuntukan bagi pembiayaan perawatan warga yang terserang DBD, juga untuk penyediaan peralatan dan sarana pendukung lainnya seperti alat fogging dan abate.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya