CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menuduh Amerika Serikat telah "mencuri" miliaran dolar nari negaranya melalui sanksi dan menawarkan bantuan kemanusiaan.
"Ini jebakan, mereka mengadakan memberikan bantuan makanan busuk dan sudah terkontaminasi," kata Maduro mengutip Assosiated Press via Press TV Sabtu (16/2/2019).
"Mereka telah mencuri USD30 miliar dan menawarkan makanan busuk," tambah Maduro, merujuk pada Amerika Serikat.
Pemerintah Venezuela telah memblokir perbatasannya dengan Kolombia untuk menutup akses bantuan kemanusiaan dari AS.
Amerika Serikat telah memberikan sanksi kepada Venezuela yang menargetkan perusaan minyak negara PDVSA, yang merupakan sumber utama pendapatan Venezuela.
Baca: Maduro Pimpin Latihan Militer Terbesar Venezuela di Tengah Kemungkinan Invasi AS
Baca: Trump: Penggunaan Kekuatan Militer di Venezuela adalah "Suatu Opsi"
Maduro juga menuduh Kolombia dan AS memicu "perang" terhadap negaranya, dan ia telah meminta militer untuk menyiapkan rencana khusus untuk menghadapi ancaman semacam itu dengan memperkuat perbatasan Venezuela.
Venezuela telah berada dalam kekacauan politik selama beberapa minggu terakhir. Oposisi pun menyalahkan Maduro karena ekonomi negara semakin buruk, hiperinflasi, pemadaman listrik, dan kekurangan barang-barang pokok.
(Rachmat Fahzry)