Anjing Rabies Ngamuk Gigit Tiga Anak di Buleleng

Agregasi Balipost.com, Jurnalis
Rabu 27 Februari 2019 15:38 WIB
Share :

Tidak ingin lebih banyak lagi yang digigit, anjing tersebut dieliminasi dan kejadian pengigitan dilaporkan kepada aparat terdekat. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dokter hewan setempat dengan melakukan observasi di lokasi kejadian.

Sampel kepala anjing dikirim ke Balai Besar Veteriner (BB-VET) Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Bali. Pada Senin 25 Februari, uji sampel itu sudah terbit dan hasilnya positif rabies.

Mengantisipasi penularan rabies ke manusia, tiga anak yang tergigit itu mendapatkan suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR). Suntikan VAR diperoleh di Puskemas Tejakula, Kecamatan Tejakula karena di Puskesmas Banjar tidak memiliki stok.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswa) Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Drh Wayan Susila membenarkan kasus positif pada rabies di Dudusn Ambengan Desa Banjar itu. Ia mengatakan, sesuai hasil koordinasi bersama aparat pemerintahan desa dan kecamatan, telah dilakukan upaya untuk mencegah terjadinya kasus gigitan anjing rabies.

“Jadi benar kalau kasus positif rabis kita temukan di Banjar. Upaya penanganan sesuai SOP sudah dilakukan pascahasil uji sampel otak anjing terbit,” katanya

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya