"Kita semua tidak sadar karena yang dihantam informasi itu adalah tubuh kita, sehingga kenapa marak hoaks karena dihantam dulu informasi baru kemudian tubuh kita tidak bisa mencerna yang logis, yang normal lalu keluar komunikasinya, handphone seperti narkoba, lihat berapa lama kita memegang handphone dapat dihitung. Ini adalah perubahan perilaku, perubahan peradaban kita, peradaban kita tidak ada lagi urusan pribadi, etika sudah mulai pudar," ujarnya.
Dharma meningatkan bahaya secara biologis atas teknologi informasi dan komunikasi akan merusak kesehatan.
"Ketika kita memegang handphone, darah kita akan mengental, setelah mengental gula darahnya naik, kenapa gula darah naik karena gula darah kita stres hormon korpuson naik lalu berproduksi gula darah naik. Kemudian sel kanker merusak gampang drop. Kalau badan kita drop maka informasi yang kita tisak bisa disaring. Kita kena radiasi," tutupnya.
(Awaludin)