Marak Serangan KKB, Pangdam Cenderawasih Imbau Prajuritnya Tingkatkan Kewaspadaan

Antara, Jurnalis
Jum'at 08 Maret 2019 01:03 WIB
ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JAYAPURA - Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen Yosua Pandit Sembiring menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI untuk melindungi rakyat, bukan menakuti-nakuti rakyat.

"TNI adalah pelindung rakyat," kata Mayjen Yosua Pandit Sembiring dalam upacara penerimaan Satgas TNI di Markas Yonif RK 751/VJS, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, seperti dilansir dari laman Antaranews, Kamis (7/3/2019).

Pernyataan itu disampaikan di hadapan para tamu undangan dan terutama kepada prajurit TNI dari Yonif Raider 321/Galuh Taruna dan Yonif Raider 514/Sabbada Yudha yang akan bertugas di Bumi Cenderawasih.

"Kalian adalah prajurit-prajurit pilihan yang bertugas melindungi rakyat dan seluruh tumpah darah Indonesia, karena itu jangan sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat di mana pun akan ditugaskan," ujarnya.

Papua kata dia, merupakan wilayah NKRI yang memiliki nilai strategis bagi pertahanan negara dan mempengaruhi langsung terhadap kedaulatan bangsa. "Sektor penugasan kalian adalah daerah yang masih dalam kategori rawan," kata dia.

"Masih terdapat kelompok kriminal bersenjata yang aktif melakukan teror, pembunuhan dan tindak kriminal lainnya baik terhadap aparatur negara maupun warga masyarakat," tuturnya.

Selain aksi kriminal, kelompok kriminal bersenjata juga aktif mengganggu program strategis nasional, seperti pengerjaan proyek Trans Papua di Kabupaten Nduga. "Karena itu, saya perintahkan kepada kalian semua untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam setiap kegiatan," kata Pangdam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya