Wilda satu dari sembilan masinis MRT perempuan. Ia mengaku bisa bekerjasama baik dengan para masinis laki-laki. "Tunjukkan yang terbaik apa yang bisa kita lakukan. Itu sesuai prosedur tanpa ada perbedaan gender dan segala macam," ujarnya.
Zaman sekarang perbedaan gender bukan salah satu masalah lagi dalam dunia kerja, terlebih untuk sekelas transportasi modern seperti MRT.
"Saya sendiri pribadi tidak mempermasalahkan adanya masinis wanita. Yang terpenting yaitu tanggung jawab di pekerjaan seperti itu,” kata Yori Mulia Alriana (24), masinis MRT pria rekan seprofesi Wilda.
Lelaki asal Madiun, Jawa Timur itu menilai masinis perempuan bisa menjadi mitra yang baik pria.
(Salman Mardira)