Muzani menilai seharusnya demokrasi harus dijalani dengan segala cara seperti harus saling menghargai meskipun terdapat perbedaan. “Demokrasi itu dengan segala macam perbedaanya ya kita harus menghargai perbedaan itu jangan mengganggu yang lain,” ujarnya.
Selain itu, Muzani juga menegaskan jika BPN tak melakukan mobilisasi agar masa mengadang Ma’ruf Amin yang akan melakukan kampanye.
“Kita enggak pernah melakukan mobilisasi apa-apa. Cuma diumumkan Pak Prabowo mau kampanye disini-disini nanti ada toa halo-halo ke kampung-kampung,“ tutur Muzani.
(Baca Juga: BPN Akui Sudah Ada Pembicaraan Porsi Menteri dengan Partai Koalisi Prabowo-Sandiaga)
Diketahui, peristiwa penghadangan itu terjadi saat Ma'ruf Amin akan menghadiri haul sekaligus berziarah ke Makam Kiai Suhro. Namun, sebelum sampai lokasi haul, mobil tertahan.
(Arief Setyadi )