Irma juga menanggapi BPN yang menyebut ada provokasi sebelum peristiwa tersebut terjadi. Menurutnya hal tersebut sebagai pembenaran. "Selalu alasan pembenaran menafikan penegakan hukum," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong menerangkan, peristiwa bermula saat rombongan massa pendukung Prabowo-Sandi kembali dari acara kampanye terbuka kubu 02 di Lapangan Kemiri, Kecamatan Kemiri, Purworejo. Mereka dalam perjalanan menuju ke arah Yogyakarta.
"Tadi kita dapat laporan dari masyarakat, terjadinya pemukulan oleh sekelompok orang," kata Indra Kurniawan, kepada awak media, Selasa (2/4/2019).
Indra mengatakan, peristiwa bermula saat korban mengatur keluar masuk kendaraan proyek. Tak disangka, rombongan massa yang melintas mendadak melakukan pengeroyokan terhadap korban yang mengenakan kaus bergambar capres Joko Widodo.