Penghasilan Semakin Rendah, Driver Uber dan Lyft Mogok di AS dan Eropa

Agregasi VOA, Jurnalis
Kamis 09 Mei 2019 08:16 WIB
Demo Transportasi Online di NY (VoA)
Share :

Ini bukan pertama kalinya para pengemudi taksi panggilan melancarkan protes. Sejumlah aksi mogok juga diadakan menjelang penjualan saham perdana perusahaan taksi online Lyft bulan lalu.

 Baca juga: Ungkapan Kecewa Konsumen atas Kenaikan Tarif Ojek Online

Kata Brendan Sexton, pimpinan Asosiasi Sopir Independen, “Kekayaan perusahaan itu dibina oleh jerih payah para sopir yang mendapat upah minimum, sementara para investor di Silicon Valley terus menjadi kaya. Kami minta supaya semua sopir panggilan itu mendapat gaji yang patut.”

Asosiasi pengemudi taksi online itu mengatur iring-iringan taksi Uber melewati jembatan Brooklyn di kota New York hari Rabu.

Sopir-sopir di kota Los Angeles mengadakan aksi mogok selama 24 jam di bandara internasional Los Angeles. Di Inggris, Serikat Buruh Independen mengatakan banyak sopir mengadakan mogok selama sembilan jam untuk menuntut kenaikan tarip per km dan dikuranginya komisi yang harus dibayar kepada Uber.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya