JAKARTA - Kepala Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam mengungkapkan bahwa 3.500 nasi kotak yang disiapkan oleh pengelola Masjid Istiqlal untuk berbuka puasa dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi para jamaah maupun pengunjung saat tiba waktu magrib.
Abu Hurairah menyebut hal itu disebabkan oleh dua faktor, yakni membludaknya jumlah pengunjung atau jamaah, serta banyak dari mereka yang terlambat datang, sehingga sajian berbuka tersebut sudah habis duluan.
Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi kekurangan yang terjadi, pengelola Masjid Istiqlal mendapatkan bantuan dari masyarakat berupa makanan kecil atau camilan yang siap dibagikan kepada jamaah atau pengunjung.
“Kami berikan mereka makanan ringan, kue, teh, itu juga sumbangan dari masyarakat. Bukan dari kami. Jadi, setiap hari selain yang tadi, ada saja yang nyumbang,” kata dia kepada Okezone, Jumat, 10 Mei 2019.