Dirinya mengaku, bantuan logistik makanan kerap datang dari siapa saja. Bahkan, tanpa dia sangka sebelumnya, seolah itu benar pertanda bahwa bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah.
“Kayaknya selama 10 tahun saya bekerja, ada saja (bantuan makanan datang-red). Hari ini ada yang nyumbang Soto Banjar, dia buka stand di belakang, tinggal nanti siapa yang ngantri dikasih. Itu kami enggak memanggil, dia datang sendiri lho,” tuturnya.
Tak hanya itu, Abu juga mengatakan bahwa adapula masyarakat yang sengaja menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk dibelikan air mineral guna kebutuhan selama Ramadan.
“Ada yang nyumbang air sampai bulan Ramadan habis, sebulan. Itu mungkin berapa truk itu, 5 mungkin. Kadang-kadang kami air ini karena saking berlimpahnya, ketemu penghujung Ramadan belum habis,” katanya.
(Rizka Diputra)