Warga Sumbang Soto Banjar, Camilan hingga Air Mineral untuk Masjid Istiqlal

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Sabtu 11 Mei 2019 11:03 WIB
Masjid Istiqlal (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepala Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam mengungkapkan bahwa 3.500 nasi kotak yang disiapkan oleh pengelola Masjid Istiqlal untuk berbuka puasa dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi para jamaah maupun pengunjung saat tiba waktu magrib.

Abu Hurairah menyebut hal itu disebabkan oleh dua faktor, yakni membludaknya jumlah pengunjung atau jamaah, serta banyak dari mereka yang terlambat datang, sehingga sajian berbuka tersebut sudah habis duluan.

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi kekurangan yang terjadi, pengelola Masjid Istiqlal mendapatkan bantuan dari masyarakat berupa makanan kecil atau camilan yang siap dibagikan kepada jamaah atau pengunjung.

“Kami berikan mereka makanan ringan, kue, teh, itu juga sumbangan dari masyarakat. Bukan dari kami. Jadi, setiap hari selain yang tadi, ada saja yang nyumbang,” kata dia kepada Okezone, Jumat, 10 Mei 2019.

Dirinya mengaku, bantuan logistik makanan kerap datang dari siapa saja. Bahkan, tanpa dia sangka sebelumnya, seolah itu benar pertanda bahwa bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah.

“Kayaknya selama 10 tahun saya bekerja, ada saja (bantuan makanan datang-red). Hari ini ada yang nyumbang Soto Banjar, dia buka stand di belakang, tinggal nanti siapa yang ngantri dikasih. Itu kami enggak memanggil, dia datang sendiri lho,” tuturnya.

Tak hanya itu, Abu juga mengatakan bahwa adapula masyarakat yang sengaja menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk dibelikan air mineral guna kebutuhan selama Ramadan.

“Ada yang nyumbang air sampai bulan Ramadan habis, sebulan. Itu mungkin berapa truk itu, 5 mungkin. Kadang-kadang kami air ini karena saking berlimpahnya, ketemu penghujung Ramadan belum habis,” katanya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya