"Masjid ini dibangun pada 2011 oleh Bapak Haji Rasidin," katanya saat berbincang dengan Okezone belum lama ini.
Soleh mengatakan, masjid berdesain mirip Taj Mahal di Agra, India itu diakuinya memadukan empat unsur budaya, yakni Indonesia, Tionghoa, Arab dan India. Budaya Arab kata Soleh, mewakili asal lahirnya agama Islam, Tionghoa yang memang asal leluhurnya dan budaya India terinspirasi dari persembahan Kaisar Kerajaan Mughal, Shah Jahan terhadap istrinya Mumtaz Mahal.
"Di sini bisa dilihat ada beberapa perpaduan budaya, China-nya ada, Arab-nya ada, Indonesia-nya ada dan unsur India-nya ada," kata dia.
Alasan Ramlie ingin membangun masjid yang mirip dengan Taj Mahal di India tak lain atas dasar rasa cinta. Jika Shah Jahan membangun Taj Mahal atas dasar kecintaanya terhadap sang istri, maka Ramlie membangun masjid tersebut sebagai wujud kecintaannya terhadap agama, negara dan keluarganya.