Asal-Usul Nama Pasar Senen dan Sejarahnya

Fiddy Anggriawan , Jurnalis
Kamis 06 Juni 2019 17:03 WIB
Pasar Senen Sebelum Terbakar pada Januari 2017 (foto: bacaterus/Istimewa)
Share :

Karena daerah sekitar Pasar Senen sebagian besar penduduknya keturunan China, maka mereka-lah penghuni pertama Pasar Senen. Karena itu sebelum tahun 1960-an terdapat sejumlah jalan dengan nama-nama China.

Seperti misalnya, gang atau jalan Tjapgokeng (tjapgo=15 dan keng=kamar). Dinamakan demikian karena dahulunya terdapat rumah dengan 15 pintu yang penghuninya adalah kaum China perantauan. Di sini juga terdapat gang Wangseng dari nama seorang Letnan China bernama Tan Wang Seng.

Gedung yang berada di tengah-tengah Pasar Senen kini sudah tidak terdapat lagi dan menjadi Atrium Senen sebagai pusat pertokoan megah di jantung kota Jakarta. Demikian juga gedung dan toko di seberangnya, sudah menjadi mal dan pertokoan modern. Sebagian jalan raya Senen lama juga sudah hilang dengan dibangunnya jembatan layang (fly over).

Pada awal tahun 1950-an dan tahun 1960-an Pasar Senen merupakan tempat berkumpulnya para seniman Senen pada malam hari antara pukul 20.00 WIB sampai menjelang subuh. Sejak itu kehidupan di Pasar Senen terus berdenyut selama 24 jam sehari.

Mulai menjelang malam sampai pagi dini hari, di sini terdapat 'bursa kueh' yang pembelinya bukan hanya dari Jabodetabek, tetapi juga dari Cianjur dan Sukabumi. Kini pasar kue subuh di Pasar Senen masih tetap ada.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya