Kebutuhan Petani saat Kemarau: Pertama Air, Kedua Air, Ketiga Air, Keempat Banyu

Fathnur Rohman, Jurnalis
Sabtu 22 Juni 2019 10:08 WIB
Petani Cirebon keluhkan ketersediaan air saat kemarau (Foto: Fathnur/Okezone)
Share :

Upaya Pemda Kabupaten Cirebon Atasi Kekeringan

Di waktu yang berbeda, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Ali Efendi mengatakan, saat ini kekeringan sudah melanda sekitar 303 hektare lahan pertanian. Sedangkan, 1.837 hektare lahan kekeringan dalam kategori waspada.

"Kekeringan saat ini sudah melanda 303 hektare lahan pertanian. Itu dalam kategori sedang dan ringan," jelas Ali.

Ali mengaku, untuk mengantisipasi kelangkaan air, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan dinas terkait, untuk melakukan hilir giling, atau buka tutup saluran pengairan di Waduk Darma dan Waduk Jati Gede.

"Kita secara nonformal sudah melakukan komunikasi dengan pihak terkait, agar bisa melakukan hilir giling," ucap dia.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengimbau agar para petani di Kabupaten Cirebon, melakukan penanaman padi lebih awal dari waktu biasanya. Hal itu dilakukan agar menghindari kelangkaan air seperti sekarang ini.

"Kami juga mengimbau agar petani menanam padi lebih awal. Kami juga beri bantuan mesin pompa kepada petani," katanya.

Sementara itu, salah seorang petani di Desa Slangit bernama sama seperti Sunadi mengatakan, dirinya sama sekali belum pernah mendapat bantuan apapun dari pemerintah. Ia hanya berharap agar pemerintah bisa mencarikan solusi pasti untuk menangani kelangkaan air yang terjadi sekarang ini.

"Bantuan apa aja sih mau. Tapi yang paling utama itu air, kedua air, ketiga air, dan keempat banyu (air dalam bahasa Cirebon, red). Udah itu saja, " tandasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya