JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Ali Masykur Musa mengimbau kepada seluruh pihak terkait di Pemilu 2019 untuk menyerahkan otoritas sepenuhnya kepada Joko Widodo, dalam menyusun struktur Kabinet Kerja Jilid II. Seluruh pihak harus menjadi bagian penting untuk memperkuat sistem presidensial sebagaimana hasil konsensus bersama pendiri bangsa.
Seruan itu disampaikan Ali Masykur setelah KPU menetapkan ulang Jokowi-KH Makruf Amien sebagai pemenang Pilpres 2019, dan kini issuenya tentang aspirasi pemilihan para menteri. Untuk diketahui, pada 27 Juni lalu 9 hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan hasil Perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres, MK menolak seluruh permohonan dari Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Uno.
“Semua pihak yang terkait dengan Pilpres 2019 agar menyerahkan kewenangan kepada Joko Widodo, terkait siapa-siapa yang akan mendampingi kerja presiden merupakan prerogatif Presiden terpilih. Biarkan Pak Jokowi bekerja secara profesional dibantu Pak Kyai Ma'ruf Amin sebagai wapres terpilih untuk memilih pembantunya di pemerintahan periode kedua,” tutur Ali Masykur dalam keterangannya, Jumat (5/7/2019).