SURABAYA - Setelah sempat dirawat di rumah sakit Hermina Grand Wisata, Bekasi, kurir sabu jaringan internasional, Peter Kristiono, akhirnya tewas. Sebab luka yang diderita tersangka cukup parah usai ditabrak truk di jalan tol daerah Bekasi.
"Saat dibawa ke Jatim, mobil yang membawanya isi bensin, pelaku melarikan diri dalam ikatan borgol dan ditabrak truk pembawa daging pada 3 Juli 2019. Kemudian dirawat di rumah sakit, dan akhirnya pelaku meninggal dunia pada 4 Juli," terang Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan pada wartawan Selasa (9/7/2019).
Baca Juga: Berusaha Kabur dari Polisi, Bandar Narkoba Malah Tertabrak Truk
Selanjutnya jenazah tersangka dibawa ke RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur untuk dilakukan autopsi. Setelah itu, jenazah tersangka diserahkan kepada keluarganya oleh petugas dan dibawa ke Jawa Timur.
Menurut Luki, jenazah pelaku sudah diserahkan pada keluarganya. Pelaku sendiri merupakan kurir sabu jaringan internasional. Dari tangan pelaku, polisi menyita sabu seberat 11,525 kg.
"Saat ini tim masih terus melakukan pengembangan dan bergerak di suatu tempat. Barang-barang ini (sabu seberat 11,525 kg) akan dikirim ke Madura. Barang ini berasal dari Myammar - Malaysia dan masuk ke sini," papar Luki.
Tersangka Peter sendiri dikendalikan oleh seorang napi yang mendekam pada salah satu rutan di Jatim. Sabu disimpan dalam galon plamir itu merupakan modus baru di Jatim. Total barang bukti sabu yang disita 11,525 kg. Jika diuangkan hampir Rp20 miliar dengan estimasi pergramnya dipatok Rp1,7 juta sesuai harga di pasaran.
Baca Juga: Jaksa PN Pekanbaru Tuntut Hukuman Mati Terdakwa 98 Kg Narkoba
(Fiddy Anggriawan )