JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mau menganggap serius ihwal pertemuan Prabowo dan Jokowi pasca Pilpres 2019. Pertemuan tersebut dinilai sabagai suatu hal yang biasa dan wajar untuk dilakukan.
"Kami memandang itu pertemuan biasa saja, dan itu menjadi hak setiap tokoh politik, termasuk Pak Prabowo," kata Direktur Pencapresan DPP PKS kepada Okezone, Suhud Aliyudin, Senin (15/7/2019).
Suhud menjelaskan, pihaknya sangat menghormati langkah yang diambil oleh Prabowo tersebut. Suhud juga enggan mengomentari jauh soal pertemuan itu apakah menandakan akan bergabung dengan pemerintah atau tidak sebab hal itu hanya bisa dijelaskan oleh Prabowo.
"Yang bisa menjelaskan tentang pertemuan itu tentu Pak Prabowo sendiri. Kami saling menghormati dan tidak mencampuri sikap politik masing-masing," ungkapnya.