Adapun zona sesar Sumatera diketahui memiliki panjang 1900 km yang melintasi tulang punggung Sumatera yang tumbuh dalam busur vulkanik aktif. Bahkan, sesar Sumatera ini diketahui mencapai selat Sunda.
Namun, berdasarkan gabungan data geologi dan geodesi diperkirakan sesar aktif Sumatera sampai selat Sunda tidak mengalami perubahan signifikan, tapi cendrung konstan sekitar 14-15 mm/tahun.
Peta Sumber dan bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017 juga mencatat sejumlah daerah yang berpotensi terjadinya gempa bumi megatrush akibat aktivitas sesar Sumatera yang bisa menimbulkan gempa berskala magnitudo 9. Pertama segmen Aceh-Andaman, segmen Nias-Simelue, segmen Batu, segmen Mentawai-Siberut, segmen Mentawai-Pagai.
Kemudian, segmen Mentawai, segmen Batu-Mentawai Siberut, segmen Enggano, dan Sunda-Strait Megatrusht segmen Sunda Strait.