AP I Sambut Baik Penambahan Penerbangan Bali-Lombok & Bali-Labuan Bajo

, Jurnalis
Rabu 14 Agustus 2019 17:56 WIB
Suasana Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali saat dimulainya penambahan penerbangan untuk rute Bali-Lombok dan Bali Labuan Bajo. Foto: dok.AP I
Share :

MANGUPURA – Bali, Lombok, dan Labuan Bajo merupakan tiga destinasi yang memiliki satu persamaan, yaitu daya tarik wisata dengan eksotisme alam dan budaya tiada tanding. Tiga destinasi wisata di kawasan Indonesia Tengah dan Timur ini kini menjadi andalan Pemerintah Indonesia dalam mendatangkan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Berangkat dari hal ini, maskapai Indonesia AirAsia memanfaatkan potensi pariwisata di tiga kawasan eksotis ini untuk mengembangkan bisnisnya. Tidak tanggung tanggung, mengawalinya pada 1 Agustus 2019, maskapai ini membuka dua rute sekaligus, yaitu rute Bali – Lombok PP dan Bali – Labuan Bajo PP.

Penerbangan perdana atau inaugural flight rute Bali – Lombok dilayani dengan menggunakan pesawat jenis Airbus A320-200 dengan nomor penerbangan QZ-430, berangkat dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali (DPS) pada pukul 17.51 Wita dan mendarat di Bandar Udara Internasional Lombok Praya (LOP) pada pukul 18.12 Wita. Berdasarkan manifest, diketahui bahwa pesawat dengan nomor registrasi PK-AZA tersebut mengangkut 180 penumpang.

Sedangkan untuk penerbangan rute Bali – Labuan Bajo dilayani melalui penerbangan QZ-644 yang berangkat meninggalkan Bali menuju Bandar Udara Komodo (LBJ) di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada pukul 13.57 Wita. Penerbangan yang juga menggunakan pesawat dengan tipe sama ini tiba di Labuan Bajo pada pukul 14.49 Wita, dengan mengangkut 181 penumpang di dalam kabin.

“Selaku manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, kami menyambut baik akan pembukaan penerbangan perdana maskapai Indonesia AirAsia dengan rute Bali – Lombok PP dan Bali – Labuan Bajo PP ini. Tiga daerah ini merupakan destinasi wisata alam unggulan, sehingga dengan semakin terkoneksinya wilayah ini, akan semakin baik dalam pengembangan pariwisata Indonesia, khususnya di kawasan Indonesia Tengah,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado.

“Dengan dibukanya dua rute penerbangan domestik baru oleh AirAsia ini, kami berharap bahwa rute penerbangan domestik kembali tumbuh dan meningkat. Bukan suatu kebetulan jika maskapai ini menjadikan Bali dan Lombok sebagai dua dari lima bandara hub atau pusat operasi. Bali merupakan destinasi wisata unggulan yang sudah mendunia, serta Lombok kini tengah dipersiapkan untuk menuju ke sana. Pun demikian dengan Labuan Bajo yang menyimpan potensi wisata luar biasa,” tambahnya.

Diketahui, selama semester pertama 2019, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali telah melayani 11,16 juta penumpang. Dari jumlah ini, 56% atau 6,1 juta penumpang di antaranya terbang dengan menggunakan maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC). Sedangkan sisanya, sejumlah 4,9 juta penumpang menggunakan jasa maskapai full service.

“Untuk pertumbuhan penumpang maskapai Low Cost Carrier (LCC) secara total di rute domestik dan internasional, pada tahun 2018 lalu kami mencatat terdapat pertumbuhan sebesar 16,6% dari tahun sebelumnya. Dengan jumlah passenger maskapai LCC pada tahun 2018 sejumlah 13,8 juta, dibandingkan dengan jumlah di tahun 2017 yang sebanyak 11,9 juta, tentunya segmen LCC semakin diminati oleh penumpang,” lanjut Herry.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya