Lautan Sampah di Kampung Bengek Penjaringan, Anies Kaji Ulang Aturan

Muhamad Rizky, Jurnalis
Selasa 03 September 2019 13:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi perihal lautan sampah yang ada di Kampung Bengek, Penjaringan, Jakarta Utara. Belakangan sampah yang berserakan itu banyak dikeluhkan warga.

Menurut Anies, banyak aturan di Jakarta yang hanya sebatas anjuran tanpa sanksi sehingga dikesampingkan, khususnya persoalan sampah.

"Jadi, ini salah satu hal yang kita di Jakarta mau ubah soal aturan aturan. Banyak sekali aturan kita itu lebih seperti anjuran, tidak menaklukkan. Jadi kalau ada orang yang melanggar maka tidak ada disinsentif," kata Anies di Gedung Balaikota, Selasa (3/9/2019).

Baca Juga: Banyak Anggota DPRD DKI Baru, PKS Minta Pansus Wagub Dirombak 

Anies mengatakan, pihaknya akan kembali melihat aturan yang ada untuk dikaji ulang agar mereka yang melakukan pelanggaran bisa dikenai sanksi.

"Kita nanti akan review bila melakukan pelanggaran maka akan ada sanksi yang kuat sehingga orang akan melakukan kegiatan dengan disiplin termasuk soal ini," ujarnya.

"Saya akan cek lagi. Aturan apa yang bisa kita ubah untuk bisa memaksa karena kalau tidak memaksa maka secara aturan belum tentu kita dapat memberikan sanksi. Tapi kalau aturan itu ada kita bisa berikan sangsi. Jadi ini yang akan cek," ujarnya.

Lautan sampah itu sendiri ada di Kampung Bengek, Penjaringan, Jakarta Utara. Kampung itu sendiri berdiri di atas lahan milik PT Pelindo.

Baca Juga: Trotoar di 31 Jalan Jakarta Akan Terintegrasi Transportasi Umum pada 2020 

Karena ada laporan wakrga mengenai sampah itu Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara mencoba untuk membersihkan sampah tersebut. Sayangnya saat proses pembersihan dilakukan PT Pelindo melarang lantaran belum ada koordinasi antara kedua belah pihak.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya