Baca juga: Kementerian "Basah" Jadi Rebutan Parpol, Ini Alasannya
Meski demikian Irma tak menegaskan secara rinci apakah partainya bakal menerima kehadirian Gerindra menjadi bagian dari pemerintahan.
Dia hanya mengingatkan untuk menjadi menteri dan notabennya adalah sebagai pembantu Presiden harus memiliki sikap yang bermartabat dan bermoral.
“Indonesia butuh orang-orang yang bermartabat dan bermoral sebagai pembantu presiden,” tukas Irma.
(Awaludin)