Jelang Pelantikan Presiden, Intelijen Diminta Deteksi Dini Potensi Kerawanan

Muhamad Rizky, Jurnalis
Rabu 09 Oktober 2019 15:48 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono. (Foto : Dok Okezone.com/Wahyu Muntinanto)
Share :

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, meminta tim intelijen melakukan deteksi dini jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2019.

Gatot meminta anggotanya melihat situasi-situasi kerawanan saat pelantikan presiden berlangsung.

"Sebentar lagi tanggal 20 ada pelantikan Bapak Presiden, Bapak Jokowi dan Bapak KH Ma'ruf Amin sebagai presiden yang terpilih di pemilu. Rekan-rekan sudah ketahui potensi kerawanan apa yang sudah kita hadapi. Mari kita persiapkan semuanya dengan baik," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Gatot meminta tim intelijen Polda Metro Jaya melakukan deteksi dini guna mengantisipasi semua potensi yang bisa mengancam jalannya pelantikan tersebut.

"Intelijen tolong dilakukan deteksi dini tentang hal apa yang akan terjadi. Kemudian Karo Ops siapkan langkah keamanan agar siap mengantisipasi sehingga kita enggak terdadak," tuturnya.

Menurut Gatot, antisipasi sejak dini penting untuk dilakukan. Dengan begitu, semua potensi ancaman bisa dihindari.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya